• Jelajahi

    Copyright © PORTALMILITER.COM | BERITA INDONESIA TERKINI, BERITA HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Awasi Dana Rakyat !!! Iwo Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi Soroti Pemeotongan Berlapis Proyek Dinas Perkim

    PORTALMILITER.COM
    Kamis, 30 Juli 2026, 13:20 WIB Last Updated 2026-07-30T06:20:03Z

     

    PortalMiliter.com | Sukabumi,- IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi mendesak Dinas Perumahan dan Permukiman Kab. Sukabumi untuk lebih transparan dalam pelaksanaan setiap proyek, baik yang bersumber dari APBD maupun APBN.

     

    Hal ini disampaikan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kualitas fisik bangunan yang tidak sesuai dengan nilai anggaran.

     

    Ketua IWO Indonesia DPD Kab. Sukabumi HERIYADI menyampaikan bahwa anggaran proyek tidak akan pernah 100% menjadi barang dan jasa di lapangan.

     

    “Contoh sederhananya, anggaran Rp100 juta. Dipotong dulu PPN 11% dan pajak lainnya. Setelah itu dipotong keuntungan pemborong yang wajar. Nah yang bahaya itu ada ‘potongan kembali’ untuk uang koordinasi dan uang jatah dinas agar PHO lancar. Bisa jadi sisa untuk material hanya 60% - 70% saja,” tegasnya di Sekretariat IWO, Kamis  (30/7/2026).

     

    Menurut IWO, jika praktik ini terus dibiarkan maka yang dikorbankan adalah kualitas. proyek asal nempel dan jadi, bangunan retak, dan infrastruktur cepat rusak.

     

    3 TUNTUTAN IWO KEPADA DINAS PERKIM KAB. SUKABUMI:

    1.  Transparansi RAB: Buka Rencana Anggaran Biaya ke publik. Rakyat berhak tahu rincian setiap rupiah.

    2.  Hentikan Pungli PHO: Jangan ada lagi istilah "uang jatah dinas" atau "uang kelancaran" dalam serah terima pekerjaan.

    3.  Audit Fisik: Lakukan sidak bersama IWO dan media ke lapangan. Cocokkan antara RAB, volume, dan kualitas di lapangan.

     

    “Jangan sampai uang rakyat hanya jadi bancakan. Kami tidak menuduh, kami mengawal. Karena setiap proyek itu uangnya dari pajak rakyat,” pungkasnya.

     

    IWO Indonesia DPD Kab. Sukabumi berkomitmen akan terus melakukan pengawasan dan akan melaporkan temuan-temuan di lapangan kepada APH, Inspektorat, dan DPRD Kab. Sukabumi.

     

    ( Red )

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    TNI AU

    +