PortalMiliter.com | Sukabumi,- Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SD Negeri Nagrak, Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Rika Purwati, S.Pd.I., bersama Ketua P2SP Endi, berjalan sesuai prosedur dan mengedepankan keselamatan kerja.
Berdasarkan data papan informasi proyek dan hasil pemantauan IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi pada 15 September 2026, proyek senilai total Rp 855.413.059 yang bersumber dari APBN TA 2026 ini terbagi dua paket:
Paket 1: Rp 755.413.059 untuk rehabilitasi 4 ruang kelas, rehabilitasi toilet dan pembangunan toilet baru (PKS No. 1422.20/C3.3/BP2.01/01/2022159/VI/PKS/2026, 140 hari kalender).
Paket 2: Rp 100.000.000 untuk penataan lingkungan sekolah.
Dua Poin Penting Hasil Klarifikasi Lapangan:
Demi keselamatan peserta didik, pihak sekolah memastikan tidak ada anak yang belajar di lokasi pembangunan. Seluruh siswa/siswi untuk sementara belajar di tempat lain yang tidak jauh dari lokasi sekolah, namun tetap layak dan nyaman untuk proses belajar mengajar. Sehingga harapan terciptanya sekolah yang aman dan fokus belajar tetap terwujud.
Dari hasil cek lapangan IWO, pelaksanaan anggaran SMKK sudah sesuai dengan penerapan di lokasi kerja. Untuk pagu Rp 755 Juta + Rp 100 Juta, alokasi SMKK 1% - 2,5% (Rp 8,5 Juta - Rp 21,3 Juta) telah direalisasikan dalam bentuk:
- APD (Alat Pelindung Diri): Pekerja menggunakan helm safety, rompi, sepatu safety dan sarung tangan sesuai standar.
- APK (Alat Pengaman Kerja): Terpasang pagar pengaman proyek, rambu-rambu K3, dan area kerja steril dari aktivitas siswa.
Hal ini menunjukkan komitmen P2SP SDN Nagrak dalam menjalankan Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) secara benar, tidak hanya membangun fisik, tapi juga menjamin keselamatan kerja.
> "Program revitalisasi ini bukan sekadar membangun ruang kelas baru, tapi membangun rasa aman dan nyaman. Alhamdulillah siswa tetap bisa belajar dengan layak di lokasi sementara, dan pekerjaan tukang juga aman karena APD dan APK kami siapkan," ujar Kepsek Rika Purwati, S.Pd.I.
IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi mengapresiasi langkah SDN Nagrak yang telah menjalankan prinsip Transparansi Anggaran (papan proyek dipasang jelas) dan Kepatuhan SMKK. Ini bisa menjadi contoh bagi sekolah lain penerima revitalisasi TA 2026. ( red )

