PortalMiliter.com | Sukabumi,-Program sosial kemanusiaan "Jumat Berkah" yang konsisten digulirkan oleh Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi untuk menyantuni anak-anak yatim piatu kini menghadapi realitas yang memprihatinkan. Di tengah perjuangan menjaga kelangsungan hidup anak-anak yatim, perhatian dari para pemangku kebijakan daerah, khususnya dari jajaran legislatif, dinilai masih nihil.
Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Sukabumi, Heriyadi, menyayangkan sikap pasif dari 50 anggota DPRD Kabupaten Sukabumi periode 2024–2029. Meskipun dari total seluruh anggota dewan tersebut hanya beberapa yang kontaknya dimiliki oleh pengurus, pihak IWO Indonesia sudah berulang kali berikhtiar menghubungi mereka demi mengetuk pintu hati nurani para wakil rakyat sebelum hari Jumat tiba.
"Setiap menjelang hari Jumat, melalui kontak yang kami miliki, kami selalu mengetuk hati para dewan untuk sekadar berbagi buat anak-anak yatim piatu. Mereka tidak meminta mobil atau motor, mereka hanya meminta kepedulian dari para dewan sebagai wakil rakyat. Beribu kali sayang, sudah berbulan-bulan ini tidak ada satu pun dewan yang peduli untuk membantu anak-anak asuh IWO Indonesia," ungkap Heriyadi dengan nada kecewa.
Heriyadi menegaskan bahwa tidak ada perbedaan sikap di antara para anggota legislatif tersebut. Baik dari fraksi Golkar, Gerindra, PDI Perjuangan, PPP, PKB, maupun partai lainnya, baik yang lokasinya dekat maupun jauh, hingga yang berbeda daerah pemilihan (dapil), semuanya menunjukkan sikap abai yang sama.
"Sangat miris, untuk sebungkus nasi saja seolah tidak mampu dikeluarkan. Padahal, berbagi sedikit rezeki untuk anak yatim ini tidak akan pernah mengurangi dana POKIR (Pokok-Pokok Pikiran), uang paket, Tunjangan Komunikasi Intensif (TKI), tunjangan reses, ataupun pendapatan lainnya. Subhanallah, Allah melihat semuanya," tegas Heriyadi menutup pernyataannya.
Melalui rilis terbuka ini, DPD IWO Indonesia Kabupaten Sukabumi berharap ada respons nyata dan ketukan hati dari jajaran wakil rakyat di DPRD Kabupaten Sukabumi demi memastikan kesejahteraan anak-anak yatim piatu di wilayah Sukabumi tidak terabaikan. ( Red )

