PortalMiliter | Sukabumi,- Program Tabungan Pajak Kendaraan
(TAPAK) yang diluncurkan Perumda BPR Sukabumi terus menunjukkan pertumbuhan
signifikan. Sejak diperkenalkan, produk unggulan ini telah mencatatkan 1.830
rekening aktif, menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat dalam
merencanakan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara teratur dan terukur.
Untuk diketahui, program TAPAK dirancang untuk membantu
masyarakat menabung secara bertahap guna mempersiapkan pembayaran pajak
kendaraan setiap tahun. Sistem tabungan ini dinilai aman, fleksibel, ekonomis,
dan tanpa biaya administrasi bulanan. Dengan metode setoran rutin, nasabah
tidak lagi terbebani pembayaran pajak tahunan karena dana telah dipersiapkan
sejak awal.
Direktur Utama melalui Kepala Divisi Umum dan SDM Perumda
BPR Sukabumi, Yeti Rusmiati, menyampaikan bahwa program TAPAK mendapat dukungan
dari Bupati Sukabumi. Ia menjelaskan bahwa kepala daerah mengimbau aparatur
sipil negara (ASN) untuk memanfaatkan tabungan tersebut sebagai langkah
perencanaan keuangan yang bijak.
“Dan Alhamdlillah, Pak Bupati Sukabumi mendukung program
TAPAK dan mengimbau ASN untuk menabung melalui produk ini,” ungkap Yeti.
Meski ada imbauan kepada ASN, Yeti menegaskan bahwa program
TAPAK terbuka untuk seluruh masyarakat Sukabumi tanpa terkecuali. Produk ini
dapat dimanfaatkan oleh siapa saja yang ingin mempersiapkan pembayaran pajak
kendaraan secara lebih ringan dan terencana.
Selain dukungan pemerintah daerah, perumda
BPR Sukabumi juga aktif melakukan
sosialisasi dan literasi keuangan ke berbagai instansi, dinas, dan kecamatan.
Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai
pentingnya perencanaan keuangan, khususnya dalam memenuhi kewajiban pajak
kendaraan bermotor.
Menurut
Yeti, pertumbuhan rekening aktif TAPAK menjadi indikator bahwa produk perbankan
daerah mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Ia menambahkan, perumda BPR Sukabumi terus
melakukan penguatan kelembagaan dan peningkatan operasional agar semakin
profesional, kompetitif, serta mendekati standar layanan bank umum.
“Sebagai
badan usaha milik daerah (BUMD), perumda BPR Sukabumi tidak hanya berperan sebagai
lembaga keuangan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi daerah. Melalui Program
TAPAK, perusahaan turut mendorong budaya menabung yang disiplin sekaligus
berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah ,” pungkasnya. ( ADV )


