PortalMiliter.com | Sukabumi.-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya mengencangkan Program Responsif Sosial sepanjang tahun anggaran 2026.
Langkah taktis ini untuk memastikan penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dari para muzaki benar-benar menyentuh aspek paling krusial: kesehatan gratis, keberlangsungan pendidikan, dan pengentasan kemiskinan ekstrem.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Unang Sudarma, SH., M.Si., menyampaikan seluruh jajaran amil dari tingkat kabupaten hingga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di 47 kecamatan kini bergerak lebih cepat dan tanggap.
"Ini sejalan dengan arahan strategis Bupati Sukabumi, Drs. H. Asep Japar, M.M., agar lembaga zakat menjadi mitra pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan sosial secara akurat dan cepat," ujar Dr. Unang di Kantor Pusat BAZNAS Kab. Sukabumi, selasa(14/7/2026).
BAZNAS mengalokasikan anggaran khusus harian untuk membiayai pengobatan warga prasejahtera non-BPJS. Termasuk pengadaan alat bantu seperti kursi roda bagi penyandang disabilitas.
Menjelang tahun ajaran baru, BAZNAS menyiapkan skema Beasiswa BEBEZA (Berdaya Bersama Zakat). Tujuannya menambal tunggakan administrasi siswa miskin agar terhindar dari risiko putus sekolah.
Dalam menekan kemiskinan ekstrem, BAZNAS menggeser pola bantuan dari konsumtif ke produktif. Melalui program "Warung BAZNAS" dan Balai Ternak, mustahik didorong agar mampu mandiri secara finansial jangka panjang.
Dr. Unang menegaskan BAZNAS tidak lagi menunggu laporan. Tim Koordinator Wilayah langsung "jemput bola" ke lapangan untuk memverifikasi kasus kesehatan darurat, tunggakan pendidikan, hingga Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
"Intervensi dana umat bisa kami cairkan dalam hitungan hari. Ini bentuk nyata tanggung jawab kami kepada para muzaki," tegasnya.
Di akhir, Dr. Unang menyampaikan apresiasi kepada para muzaki dan sinergi Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi yang terus mendukung tata kelola zakat yang bersih, transparan, dan akuntabel*.
"BAZNAS siap hadir menjadi garda terdepan mewujudkan masyarakat Sukabumi yang religius, maju, dan mubarokah," tutupnya. ( RED )

