• Jelajahi

    Copyright © PORTALMILITER.COM | BERITA INDONESIA TERKINI, BERITA HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    322 Paket Miliaran Disdagin Jadi Tanda Tanya , Kadis Susah Di Hubungi , Iwo Indonesia DPD Kab. Sukabumi Minta Klarifikasi

    PORTALMILITER.COM
    Senin, 13 Juli 2026, 19:15 WIB Last Updated 2026-07-13T12:15:32Z

     

    PortalMiliter.com | Sukabumi.-  Rencana Kerja Anggaran (RKA) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi tahun 2026 dengan 322 paket kegiatan senilai miliaran rupiah menuai sorotan.

     

    Ketua IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi, HERIYADI, menilai publik berhak mendapatkan penjelasan rinci terkait alokasi anggaran tersebut.

     

    Upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian hingga berita ini diturunkan belum membuahkan hasil. Pihak Kadis susah dihubungi.

     

    HERIYADI menyoroti sejumlah pos anggaran yang dinilai janggal dan perlu penjelasan terbuka.

     

    "Pos Bahan Bakar Minyak Rp599.760.000  itu untuk apa saja? 1 tahun habis 600 juta. Kendaraan operasional Disdagin ada berapa? Ini harus dibuka," ujar HERIYADI, Minggu (12/7/2026).

     

    Ia juga menyoroti Belanja Makanan dan Minuman Rapat yang muncul puluhan kali dengan total lebih dari Rp1 Miliar. Ada paket Rp200.930.000 di Februari, Rp78.500.000 di Januari.

     

    "Rapat apa yang sampai butuh anggaran segede itu? Apakah semua rapat itu menghasilkan output untuk pedagang pasar dan IKM? Jangan sampai ini jadi ajang pemborosan," tegasnya.

     

    HERIYADI juga mempertanyakan dominasi metode Pengadaan Langsung bahkan untuk paket fisik besar seperti Perkerasan Jalan Lingkar Pasar Surade Rp350 juta.

     

    "Paket 350 juta pakai PL? Batasannya berapa? Apakah sudah sesuai aturan? Ini rawan," katanya.

     

    Selain itu, duplikasi belanja  Alat Tulis Kantor  yang muncul 30 kali dan Sewa Hotel 15 kali juga menjadi catatan.

     

    "Kenapa tidak digabung saja pakai e-katalog? Biar efisien dan transparan. Jangan sampai ada kesan pecah paket," jelasnya.

     

    IWO Indonesia DPD Kab. Sukabumi mendesak Disdagin segera membuka data dan melakukan konferensi pers.

     

    "Kami tidak menuduh. Kami hanya minta transparansi. Ada juga paket unik seperti Drone Rp20,5 juta untuk pengawasan panas bumi dan Naskah Akademik Rp200 juta. Jelaskan manfaatnya ke masyarakat," pungkas HERIYADI.

     

    Ia berharap Kadis dan jajaran Disdagin segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat.

     

    "Kami mengawal. APBD itu uang rakyat Kabupaten Sukabumi. Harus jelas peruntukannya," tutupnya.

    ( ADV )

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    TNI AU

    +