• Jelajahi

    Copyright © PORTALMILITER.COM | BERITA INDONESIA TERKINI, BERITA HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi Pokus Pada Program Ketahanan Pangan Nasional dan Tingkatkan Ekonomi Peternak Lokal.

    PORTALMILITER.COM
    Minggu, 12 Juli 2026, 09:39 WIB Last Updated 2026-07-12T02:39:42Z

     

    PortalMiliter.com | SUKABUMI – Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi memperkuat komitmennya dalam mendukung kedaulatan pangan nasional dengan berfokus pada dua pilar utama, yakni penguatan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi peternak lokal.

    Langkah strategis ini diwujudkan melalui serangkaian program kerja terintegrasi yang menyasar langsung kelompok peternak di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.

    Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menegaskan bahwa sektor peternakan kini diarahkan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan.  

    “Kami ingin peternakan di Sukabumi tidak sekadar berproduksi, tetapi juga berkelanjutan dan menyejahterakan masyarakat. Ketahanan pangan nasional tidak dapat dicapai tanpa memperkuat sektor peternakan di tingkat daerah,” ujar drh. Asep Kurnadi dalam keterangan resminya.

     

    Tiga Strategi Utama Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi

    • Penguatan Ketahanan Pangan Melalui Hibah Ternak

     


    Dinas Peternakan menyalurkan bantuan keuangan dan bibit ternak produktif, seperti sapi dan domba, kepada kelompok tani. Proses seleksi dilakukan ketat melalui verifikasi Calon Peternak dan Calon Lokasi (CPCL) untuk memastikan bantuan menstimulasi pertumbuhan populasi ternak daerah.

    • Peningkatan Mutu Genetik Berbasis Teknologi Reproduksi
      Bekerja sama dengan Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, Dinas Peternakan menerapkan teknologi Transfer Embrio (TE). Penggunaan teknologi reproduksi modern ini bertujuan untuk menghasilkan bibit unggul yang memiliki produktivitas tinggi.
    • Pemberdayaan dan Peningkatan Kapasitas SDM Peternak
      Edukasi dan bimbingan teknis diberikan secara intensif mengenai manajemen pemeliharaan higienis, pencegahan penyakit, dan tata kelola bisnis. Pendampingan ini dirancang agar peternak lokal mampu mengelola usaha mereka secara mandiri dan berkelanjutan.

     

    drh. Asep Kurnadi menambahkan bahwa sinergi antara bantuan stimulus dan pemanfaatan teknologi merupakan kunci utama kemajuan sektor ini.

    “Melalui penerapan teknologi reproduksi modern seperti transfer embrio dan pendampingan SDM yang intensif, kami optimis dapat mencetak peternak lokal yang berdaya saing sekaligus memperkokoh posisi Sukabumi sebagai lumbung pangan sektor peternakan yang mandiri,” pungkasnya.

     


    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru