PortalMiliter.com | SUKABUMI – Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi memperkuat
komitmennya dalam mendukung kedaulatan pangan nasional dengan berfokus pada dua
pilar utama, yakni penguatan ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi peternak
lokal.
Langkah strategis ini diwujudkan
melalui serangkaian program kerja terintegrasi yang menyasar langsung kelompok
peternak di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten
Sukabumi, drh. Asep Kurnadi, menegaskan bahwa sektor peternakan kini
diarahkan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“Kami ingin peternakan di
Sukabumi tidak sekadar berproduksi, tetapi juga berkelanjutan dan
menyejahterakan masyarakat. Ketahanan pangan nasional tidak dapat dicapai tanpa
memperkuat sektor peternakan di tingkat daerah,” ujar drh. Asep Kurnadi
dalam keterangan resminya.
Tiga Strategi Utama Dinas
Peternakan Kabupaten Sukabumi
- Penguatan
Ketahanan Pangan Melalui Hibah Ternak
Dinas Peternakan menyalurkan bantuan keuangan dan bibit ternak produktif,
seperti sapi dan domba, kepada kelompok tani. Proses seleksi dilakukan ketat
melalui verifikasi Calon Peternak dan Calon Lokasi (CPCL) untuk memastikan
bantuan menstimulasi pertumbuhan populasi ternak daerah.
- Peningkatan
Mutu Genetik Berbasis Teknologi Reproduksi
Bekerja sama dengan Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, Dinas Peternakan menerapkan teknologi Transfer Embrio (TE). Penggunaan teknologi reproduksi modern ini bertujuan untuk menghasilkan bibit unggul yang memiliki produktivitas tinggi. - Pemberdayaan
dan Peningkatan Kapasitas SDM Peternak
Edukasi dan bimbingan teknis diberikan secara intensif mengenai manajemen pemeliharaan higienis, pencegahan penyakit, dan tata kelola bisnis. Pendampingan ini dirancang agar peternak lokal mampu mengelola usaha mereka secara mandiri dan berkelanjutan.
drh. Asep Kurnadi menambahkan bahwa sinergi antara
bantuan stimulus dan pemanfaatan teknologi merupakan kunci utama kemajuan
sektor ini.
“Melalui penerapan teknologi
reproduksi modern seperti transfer embrio dan pendampingan SDM yang intensif,
kami optimis dapat mencetak peternak lokal yang berdaya saing sekaligus
memperkokoh posisi Sukabumi sebagai lumbung pangan sektor peternakan yang mandiri,”
pungkasnya.


