• Jelajahi

    Copyright © PORTALMILITER.COM | BERITA INDONESIA TERKINI, BERITA HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    IwO Indonesia Minta Kemenag Kab Sukabumi Buka Data BRUS!.. Rakyat Berhak Tahu Sekolah Mana Dan Berapa Anggaran Per KUA

    PORTALMILITER.COM
    Selasa, 14 Juli 2026, 04:28 WIB Last Updated 2026-07-13T21:28:05Z

     

    PortalMiliter.com | Sukabumi.-IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi mendesak Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi untuk segera mempublikasikan secara terbuka data pelaksanaan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS).

     

    Ketua IWO Indonesia DPD Kab. Sukabumi, HERIYADI mengatakan, program BRUS yang materinya menyangkut kesehatan reproduksi, UU Perkawinan, dan pencegahan nikah dini ini menggunakan anggaran negara.

     

    "Rakyat berhak tahu. Sekolah mana saja di Sukabumi yang sudah dapat program BRUS? Berapa kali dilaksanakan? Dan paling penting, dari mana anggarannya? APBN atau APBD? Berapa pagunya?" tegas HERIYADI, Selasa (14/7/2026).

    HERIYADI menilai keterbukaan adalah kunci agar program tidak jalan di tempat dan tidak tebang pilih.

    "Jangan sampai BRUS hanya jalan di sekolah tertentu saja. Padahal masalah nikah dini dan kenakalan remaja ada di seluruh Sukabumi. Jangan ada pilih kasih," ujarnya.

    IWO juga menyoroti, jika anggaran BRUS berasal dari APBN seperti program pusat lainnya, maka masyarakat wajib tahu berapa besar dan kemana mengalirnya.

     

    "Ini uang rakyat. Uang pajak dari keringat kuli, petani, ojek. Masa dipakai untuk program tapi rakyat tidak boleh tahu siapa penerimanya," kata HERIYADI.

     

    Sebutkan nama SMA, SMK, MA di 47 kecamatan yang sudah dan akan menerima BRUS tahun 2025-2026.

    Jelaskan sumber dana BRUS di Sukabumi. Dari APBN, APBD, atau hibah? Total berapa dan dirinci per kegiatan.

    Setelah BRUS jalan, apakah ada evaluasi? Apakah angka nikah dini turun? Jangan sampai program bagus tapi tidak terukur.

     

    IWO mengapresiasi materi BRUS yang komprehensif. Mulai dari hukum, kesehatan reproduksi, psikologi remaja, sampai life skills.

     

    "Materinya bagus. Tapi program sebagus apapun kalau tidak transparan akan menimbulkan tanda tanya. Kami tidak menuduh, kami hanya minta dibuka datanya," pungkas HERIYADI.

     

    IWO Indonesia DPD Kab. Sukabumi menyatakan siap membantu mengawal dan mensosialisasikan BRUS, asalkan dilakukan secara merata dan akuntabel.

     

    "Kami tunggu itikad baik Kemenag Sukabumi dalam 3 hari ke depan untuk membuka data ini ke publik," tutupnya.  ( Redaksi )


    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    TNI AU

    +