PortalMiliter.com | Sukabumi, – Langkah pemulihan
infrastruktur pendidikan pascabencana terus bergulir di Kabupaten Sukabumi.
Salah satunya di SDN Cikahuripan, Kampung Tugu, Desa Cikahuripan, Kecamatan
Cisolok.
Pada akhir Oktober 2025 lalu, sekolah yang dipimpin Ibu
Empat ini diterjang banjir bandang akibat luapan Sungai Cisolok. Akibatnya, hampir
90% bangunan sekolah terendam lumpur. Ruang kelas, ruang guru rusak berat.
Dokumen penting dan fasilitas elektronik sekolah ikut hanyut.
Untuk mengembalikan hak belajar siswa, Pemerintah Pusat
menggelontorkan dana APBN TA 2026 senilai Rp150.610.000 untuk pekerjaan
"Revitalisasi Satuan Pendidikan SD Negeri Cikahuripan". Selain itu
ada anggaran tambahan Rp100.000.000 khusus untuk pemagaran sekolah.
Namun saat tim IWO Indonesia DPD Kabupaten Sukabumi
melakukan kunjungan pada Rabu, 12 Agustus 2026, ditemukan satu fasilitas
penting yang belum terakomodasi: bangunan mushola.
"Kami masih belum punya mushola yang layak. Padahal
untuk pembinaan karakter dan kegiatan keagamaan siswa setiap hari, tempat
ibadah ini sangat penting," ujar Kepala Sekolah SDN Cikahuripan, Ibu
Empat.
Pihak sekolah berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi
dan instansi terkait dapat memberikan perhatian tambahan untuk membantu
merealisasikan pembangunan mushola.
"Agar proses pemulihan SDN Cikahuripan bisa berjalan
paripurna, tidak hanya ruang kelasnya yang bagus, tapi sarana ibadahnya juga
ada," pungkasnya.
( Red )

