PortalMiliter | Sukabumi,-Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi
Azhar Mutawali, saat menggelar reses di Desa Sagaranten, Selasa (3/2/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Budi memaparkan rapor pembangunan
sepanjang tahun 2024–2025, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) 5. Ia menyebut
berbagai sektor mulai dari pertanian, infrastruktur, sosial, hingga pendidikan
telah terealisasi melalui mekanisme Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
“Selama 2024–2025 sudah terlaksana berbagai kegiatan
pembangunan dari berbagai sektor, sesuai regulasi Pokir dan usulan yang masuk
SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah),” ujarnya.
Ia juga menekankan kepada para kepala desa (Kades) agar
memastikan setiap usulan pembangunan melalui Pokir DPRD telah masuk ke dalam
SIPD. Menurutnya, SIPD merupakan instrumen penting dalam perencanaan,
penganggaran, pelaksanaan, hingga pelaporan keuangan pemerintah daerah.
Selain itu, Budi juga mengingatkan pentingnya kelengkapan
dokumen administrasi agar proses pengusulan tidak mengalami kendala.
“Saya tekankan kepada kepala desa agar memastikan usulan
Pokir yang disampaikan sudah masuk SIPD Untuk perencanaan anggaran tahun
2025–2026, Budi Azhar telah mengantongi daftar aspirasi dari 10 kecamatan (9
kecamatan di Dapil 5 dan 1 kecamatan di Dapil 6). Fokus usulan masih didominasi
oleh isu infrastruktur, tata ruang, pendidikan, pertanian, dan ekonomi
kerakyatan,”ungkapnya
“Untuk Pokir mendatang, aspirasi pembangunan berasal dari 10
kecamatan, 9 di Dapil 5 dan 1 di Dapil 6,” jelasnya.
“ fokus Pokir tersebut telah disinkronkan dengan program
prioritas Pemerintah Kabupaten Sukabumi serta program prioritas nasional Asta
Cita. Perencanaan anggaran tahun 2025–2026 diharapkan mampu menunjang
pembangunan yang berbasis kebutuhan masyarakat dan berdampak langsung terhadap
peningkatan kesejahteraan warga,”Pungkasnya.( ADV )


