• Jelajahi

    Copyright © PORTALMILITER.COM | BERITA INDONESIA TERKINI, BERITA HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Undangan Tak Digubris Pihak Desa , IWO Sukabumi Tetap Hadir untuk Yatim Piatu Parungkuda

    PORTALMILITER.COM
    Rabu, 17 Juni 2026, 12:34 WIB Last Updated 2026-06-17T05:34:45Z

       

     


    PortalMiliter | Sukabumi,-1 Muharam 1448 H, Selasa 16 Juni 2026, menjadi cermin kepedulian. Di tengah sikap diam dari pihak desa  Parungkuda, Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) DPD Kabupaten Sukabumi tetap menunaikan tugas kemanusiaan: menyalurkan santunan untuk anak yatim piatu dan dhuafa.


    Fakta yang tidak bisa dibantah: IWO Indonesia DPD Kab. Sukabumi telah melayangkan undangan resmi kepada pihak desa  _beberapa kali_ jauh sebelum hari H. Namun hingga acara selesai, tidak ada bentuk respon, apalagi kehadiran. yang ada komfirmasi di dapat sebuah alasan dari kepaladesa "Ya saya lgi berat kpla berobat ke PMC dulu..Bru bres " pesan nya mealalui Whatshaff padahal kan di desa banyak anak buah nya ternmasuksekdes atau lain nya yang bisa mewakili kalau punya itikad baik kepada giat santunan yang di berikan untuk warga desa Parungkuyda sendiri, sementara dari pihak kecamatan tidak ada satu pun respon , mungkin slebih di utamakan yang ada anggran APBD nya dari pada kita yang tanpa anggaran APBD. 


    Mengusung tema *“Air Mata Yatim Piatu, Tetesan Santunan, Menjadi Lautan Kasih di Awal Muharam 1448 H”*, kegiatan ini tetap berjalan khidmat. Anak-anak yatim tetap tersenyum, meski mereka yang seharusnya menjadi pelindung terdepan warganya justru memilih bungkam.


    “1 Muharam adalah momentum hijrah. Kami hijrah dari menunggu izin menjadi bergerak menolong. Kami prihatin ketika undangan resmi untuk kebaikan anak yatim saja tidak dianggap penting oleh struktur pemerintahan paling bawah. Tapi kami buktikan: kepedulian tidak butuh validasi jabatan. Selama ada hati, santunan akan tetap sampai ke tangan yang berhak,” tegas Heriyadi, Ketua IWO Indonesia DPD Kab. Sukabumi.


    IWO Indonesia mengingatkan, mengabaikan anak yatim di bulan Muharam adalah bentuk kelalaian sosial yang akan dimintai pertanggungjawaban. Jabatan tanpa empati hanyalah kursi kosong. Sementara tetesan santunan dari insan pers hari ini adalah bukti bahwa nurani masyarakat sipil masih hidup.


    IWO berharap ini menjadi teguran keras. Jika undangan untuk anak yatim saja diabaikan, lalu undangan untuk apa yang akan direspon? 


    Kontak Media  

    Heriyadi – Ketua IWO Indonesia DPD Kab. Sukabumi  

    WA: 0857-9381-1203



    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru