PORTALMILITER.COM | SUKABUMI,–
Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) DPD Kabupaten Sukabumi mendesak Dinas
Pendidikan Kabupaten Sukabumi untuk merealisasikan amanat Perda Nomor 1 Tahun
2022 tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah dengan benar. Anggaran Muatan Lokal
(Mulok) Bahasa dan Budaya Sunda dinilai tidak boleh hanya dihabiskan untuk
kegiatan rapat dan makan minum.
Hal tersebut disampaikan HERIYADI, KETUA IWO INDONESIA DPD
KABUPATEN SUKABUMI saat ditemui di Sukabumi, Sabtu (8/8/2026).
"Kami minta Disdik wajib patuh terhadap Perda 1/2022.
Anggaran Mulok itu harus diutamakan untuk kebutuhan siswa langsung di sekolah.
Bukan untuk rapat, bukan untuk seremonial, dan bukan untuk makan minum
saja," tegas Heriyadi.
Menurutnya, tujuan utama Mulok adalah untuk mempertahankan
budaya lokal agar tidak punah digerus zaman. Mulai dari Bahasa Sunda, Angklung,
Tari, hingga kearifan lokal lainnya harus hidup di bangku sekolah.
"Jangan sampai Perda ini hanya jadi arsip. Kalau
anggarannya tidak sampai ke siswa, bagaimana anak-anak kita bisa berbahasa
Sunda dengan baik? Bagaimana budaya kita bisa bertahan?" ujarnya.
IWO-I Kab. Sukabumi meminta Disdik segera melakukan evaluasi
dan transparansi penggunaan anggaran Mulok tahun ini. Heriyadi juga mendorong
agar kegiatan praktik budaya di sekolah ditingkatkan, bukan hanya teori di atas
kertas.
"Kami dari IWO-I siap mengawal. Budaya Sunda adalah
benteng terakhir identitas kita di Kabupaten Sukabumi. Mari kita jaga
bersama-sama," pungkasnya.
Peraturan Daerah Kabupaten Sukabumi Nomor 1 Tahun 2022
tentang Pemajuan Kebudayaan Daerah bertujuan untuk melindungi, mengembangkan,
memanfaatkan, dan membina kebudayaan daerah agar menjadi identitas dan karakter
masyarakat Sukabumi.

