• Jelajahi

    Copyright © PORTALMILITER.COM | BERITA INDONESIA TERKINI, BERITA HARI INI
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Dukung Kemandirian Ekonomi, Pemdes Sampora Optimalkan Potensi Agraris dan Wisata Arung Jeram Sungai Citarik

    PORTALMILITER.COM
    Minggu, 01 November 2026, 07:25 WIB Last Updated 2026-11-01T00:25:40Z

    PortalMiliter.com | | Sukabumi,-– Pemerintah Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, terus berkomitmen untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui optimalisasi dua sektor unggulan, yaitu pertanian agraris dan pariwisata alam. Langkah ini diambil guna memaksimalkan potensi geografis desa yang subur serta pemanfaatan bentang alam Sungai Citarik yang melintasi wilayah tersebut.

     

    Desa Sampora memiliki luas wilayah mencapai 866,74 hektare, di mana sebagian besar areanya merupakan kawasan hijau produktif. Kondisi geografis ini menjadikan mayoritas warga Sampora menggantungkan hidup pada sektor agraris. Berdasarkan data profil desa terbaru, sekitar 70 persen penduduk setempat berprofesi sebagai petani dan buruh tani, dengan komoditas unggulan berupa padi, tanaman pangan musiman, hingga pengelolaan perkebunan karet.

    Kepala Desa Sampora, Ahmad Gozali, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah desa, para petani, dan instansi terkait menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan hasil bumi.

     

    "Kami di pemerintahan desa aktif memperkuat kemitraan dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) serta belasan Kelompok Tani Hutan (KTH). Tujuannya jelas, memanfaatkan lahan hutan kemasyarakatan agar bernilai ekonomis bagi warga tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan," ujar Ahmad Gozali saat ditemui di kantornya. 01 November 2026

     

    Selain sektor pertanian, Desa Sampora memiliki daya tarik wisata yang telah dikenal luas oleh wisatawan domestik hingga mancanegara, yakni wisata olahraga arus deras atau rafting (arung jeram) di Sungai Citarik. Bersama dengan kawasan sekitarnya, aliran sungai di Desa Sampora menawarkan jeram-jeram menantang yang menjadi penggerak roda ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lokal.

     

    Ahmad Gozali juga menegaskan bahwa fokus pembangunan infrastruktur saat ini diarahkan penuh untuk mendukung mobilitas ekonomi di kedua sektor tersebut.

    "Peningkatan mutu jalan desa dan sarana pelayanan publik terus kami genjot. Akses jalan yang mantap akan mempermudah para petani mengangkut hasil panen sekaligus memberikan kenyamanan bagi para wisatawan yang datang untuk menikmati wisata arung jeram di desa kami," tambahnya.

     

    Melalui perpaduan hasil bumi yang melimpah, tata kelola hutan kemasyarakatan yang baik, serta daya tarik wisata dunia, Desa Sampora optimis dapat terus berkembang menjadi desa mandiri yang mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh warganya di masa depan. ( Red )

     

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Terbaru

    TNI AU

    +