PortalMiliter.com | Sukabumi,-Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan sekaligus membentuk aparatur yang profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan rutin Majelis Ta’lim Aparatur, Kegiatan menghadirkan mubalig Ust. Yus Ahmad Winarya, S.Sos., M.Si., yang menyampaikan tausiyah bertema tentang pentingnya memperkuat hubungan dengan Allah SWT sebagai pondasi utama dalam menjalankan tugas dan amanah sebagai pelayan masyarakat.Rabu 01 Juli 2026
Dalam tausiyahnya, Ust. Yus Ahmad Winarya, S.Sos., M.Si., mengajak seluruh aparatur untuk senantiasa mengingat tujuan utama penciptaan manusia sebagaimana firman Allah SWT:
"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Beliau menjelaskan bahwa ibadah tidak hanya dimaknai sebagai salat atau ritual keagamaan semata, tetapi juga mencakup seluruh aktivitas kehidupan, termasuk bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat apabila diniatkan karena Allah SWT.
Menurut beliau, seorang aparatur hendaknya menjadikan pekerjaan sebagai bentuk ibadah sehingga setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat menjadi amal saleh yang bernilai pahala.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga mengingatkan pentingnya memperbaiki kualitas salat. Salat bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi harus menjadi sarana membangun kedekatan dengan Allah SWT sehingga mampu mencegah seseorang dari perbuatan yang tidak baik.
Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar." (QS. Al-'Ankabut: 45)
Beliau menekankan agar setiap bacaan salat dipahami maknanya sehingga salat benar-benar menghadirkan kekhusyukan dan membentuk karakter seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, beliau mengajak seluruh aparatur untuk memperbanyak istigfar, memanfaatkan waktu-waktu mustajab seperti sepertiga malam terakhir, memperbanyak membaca Al-Qur'an, serta menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.
Hal tersebut sejalan dengan firman Allah SWT:
"Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 2)
Beliau menjelaskan bahwa hidayah Allah telah tersedia melalui Al-Qur'an. Namun seseorang memerlukan taufik dari Allah agar mampu mengamalkan setiap petunjuk yang telah diberikan. Dalam tausiyahnya juga disampaikan bahwa seluruh rezeki manusia telah ditetapkan oleh Allah SWT sejak sebelum kelahirannya. Oleh karena itu, seorang aparatur tidak perlu mencari rezeki dengan cara-cara yang bertentangan dengan syariat, melainkan harus menjaga kejujuran, amanah, dan integritas dalam setiap pekerjaan.
Sebagaimana firman Allah SWT:
"Dan tidak ada suatu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya." (QS. Hud: 6)
Beliau mengingatkan bahwa jabatan hanyalah amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Karena itu, setiap tugas hendaknya dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, bukan semata-mata karena perintah atasan, tetapi karena mengharap ridha Allah SWT. Di akhir tausiyah, beliau mengajak seluruh peserta untuk senantiasa saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran sebagaimana firman Allah SWT:
"Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran." (QS. Al-'Ashr: 1–3)
Beliau juga mengingatkan bahwa kematian adalah kepastian yang tidak dapat ditunda ataupun dipercepat. Oleh sebab itu, setiap insan hendaknya mempersiapkan bekal terbaik dengan memperbanyak amal saleh selama masih diberikan kesempatan hidup.
Melalui penyelenggaraan Majelis Ta'lim Aparatur ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam membangun aparatur yang tidak hanya unggul dalam kompetensi dan profesionalisme, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kokoh. Diharapkan nilai-nilai keimanan, keikhlasan, amanah, dan tanggung jawab yang disampaikan dalam tausiyah dapat diimplementasikan dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga pelayanan administrasi kependudukan semakin berkualitas, berintegritas, serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat. Semoga ikhtiar ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan aparatur yang senantiasa bekerja dengan niat ibadah, mengedepankan etika pelayanan, dan memperoleh keberkahan serta ridha Allah SWT.
( ADV )


